[Fan Fiction] ‘A’ Girl’s Love

Annyeong!

Author Lee here ! Fanfic ini author bikin buat temen author. Hope you like this!

———————————————————–

Title : ‘A’ Girl’s Love
Genre : Romance
Cast :
– You as Kim Hye Soo
– Ok Taecyeon

« Hye Soo POV »

Hujan turun sangat deras. Aku yang sedang berjalan pulang memutuskan untuk berteduh di dalam sebuah minimarket.

“Selamat datang.”, ucap seorang pegawai di minimarket itu.

Aku melesat pergi ke bagian mie instant. Seperti biasa, aku membeli mie instant rasa keju kesukaanku. Mie instant itu hanya tinggal satu di rak.

“Lucky~”, pikirku.

Tiba-tiba, tangan yang berotot menjulur dari sampingku. Ia mengambil mie itu! Ah.. Nasib buruk apa lagi yang menimpaku? Terpaksa aku hanya berbalik dan berjalan keluar minimarket dengan kecewa. Tepat sebelum aku memegang knop pintu, pria itu memanggilku.

“Heii! Agasshi! Ambillah mie ini. Kau mau ini kan?”, ucapnya.

Aku berbalik dengan wajah cerah. Aku berjalan ke arahnya.

“Jeongmalyo?”, tanyaku memastikan.

“Ne.”, jawabnya sambil tersenyum.

Jantungku tiba-tiba berdetak lebih cepat dari biasanya. Aku melihat ke arah luar, hujan sudah berhenti.

“Ah. Hujannya sudah berhenti, kalau begitu aku pergi dulu. Annyeonghaseyo.”, ucapku.

“Eo. Annyeonghaseyo.”

Saat aku hendak berbalik, aku terpeleset karena lantai yang baru saja di pel.

“Omo! Kau baik-baik saja?”

Pemuda itu menghampiriku sementara aku mengaduh-aduh kesakitan.

“Ne, aku baik-baik saja. Kamsahamnida.”, ucapku berbohong.

Aku membayar mie instantku di kasir, lalu melanjutkan perjalanan pulang ke rumah. Aku hendak melihat jam, aku merogoh saku jaketku. Handphone ku tidak ada di saku! Handphone ku sepertinya terjatuh saat aku terpeleset tadi. Aku segera berlari ke minimarket tadi, tapi handphone ku sudah tidak ada. Sepertinya pemuda tadi mengambilnya. Besok aku harus kesini lagi untuk mencari pemuda itu.

« Taecyeon POV »

Aku tersenyum-senyum sendiri membayangkan kejadian tadi. Gadis itu sungguh lucu. Ia sangat teledor, namun ketelodorannya itulah yang membuatku tertarik padanya. Aku menatap handphone berwarna biru langit yang ia jatuhkan tadi. Aku harus datang lagi ke minimarket tadi untuk mengembalikan ini.

« Author’s POV »

Besoknya, mereka berdua kembali bertemu di tempat yang sama pada waktu yang sama pula.

“Jeogiyo, apakah kau menyimpan handphone ku?”, tanya Hye Soo.

“Ah.. Ne. Tapi aku tidak akan mengembalikannya begitu saja.”, ucap Taecyeon sambil tersenyum jahil.

“Mwo? Apa maksudmu?”

Taecyeon tersenyum lalu tanpa berkata apa-apa, ia menarik tangan Hye Soo keluar minimarket. Mereka berlari menuju sungai Han yang letaknya memang tidak jauh dari minimarket itu.

“Nah! Indah bukan? Sungai Han di malam hari. Ayo duduk!”, ucap Taecyeon riang.

Hye Soo terkesima oleh pemandangan itu. Ia memang tidak pernah melihat bagaimana sungai Han, ternyata memang indah seperti yang diceritakan teman-temannya.

“Ayo duduk! Kau seperti tidak pernah melihat sungai Han saja.”, ucap Taecyeon seperti dapat membaca pikiran Hye Soo.

“Ah.. Ye.”

Mereka terdiam agak lama. Mereka berdua sibuk menikmati keindahan sungai Han.

“Hei! Apakah kau memang pendiam seperti ini? Namamu siapa?”, Taecyeon memecahkan keheningan.

“Ah.. Hye Soo, Kim Hye Soo.”

“Hei, kau tidak menanyakan namaku? Namaku Ok Taecyeon. Hye Soo-ah, berapa umurmu?”

“15 tahun.”

“Kalau begitu, aku lebih tua darimu. Panggil aku oppa ya!”, ucap Taecyeon, ia terlihat sangat senang.

“Ne, oppa.”

“Nah gitu dong. Ah ini handphone mu. Hye Soo-ah, ayo kita bertukar alamat e-mail.”

Hye Soo bertukaran alamat e-mail dengan Taecyeon. Mereka lalu berbincang-bincang, yang kebanyakan didominasi oleh Taecyeon. Hye Soo memang pendiam dan ia tidak begitu nyaman berada di dekat orang yang baru dikenalnya. Tapi, entah mengapa ia merasa nyaman berada di dekat Taecyeon.

“Wah, sudah malam sekali. Sebaiknya kita pulang. Hye Soo-ah, kau pulang dengan siapa?”

“Ah.. Aku pulang sendiri.”

“Pulanglah dengan oppa? Ya?”

“Sebaiknya aku pulang sendiri saja Oppa, annyeong.”

Saat Hye Soo membalikkan badan, ia terjatuh karena tersandung batu. Taecyeon terlihat ingin menahannya, namun terlambat. Hye Soo meringis kesakitan sementara Taecyeon memberikan sapu tangannya.

“Sebaiknya kau pulang denganku.”, ucap Taecyeon dengan nada khawatir.

Hye Soo hanya mengangguk. Taecyeon lalu membopong Hye Soo naik ke atas motornya. Ia pun mengantarkan Hye Soo pulang.

« Taecyeon POV »

Anak itu sangat menarik. Ia sangat teledor, membuat aku ingin melindunginya. Ah, aku lapar. Mungkinkah jika aku pergi ke minimarket aku akan bertemu Hye Soo lagi? Lebih baik aku mengirimkan e-mail padanya terlebih dahulu.

To : Hye Soo
Subject : Minimarket

Hye Soo-ah, oppa kangen padamu. Bisakah kita bertemu di minimarket sekarang?

Tak lama, Hye Soo pun membalas e-mail ku.

From : Hye Soo
Subject : Re : Minimarket

Ah, mianhae oppa. Aku harus ke apotek untuk membeli obat. Lain kali aku berjanji untuk menemuimu 🙂

Aku melangkah dengan kecewa ke arah minimarket. Di tengah perjalanan, aku mendengar suara teriakan yang familier, suara Hye Soo. Aku segera berlari mencari asal suara, ternyata Hye Soo sedang digodai oleh preman-preman itu.

“Lepaskan dia!”

“Siapa kau?”, ucap salah satu preman.

“Aku pacarnya! Lepaskan pacarku!”

“Berani-beraninya kau!”

Preman-preman itu menyerbu Taecyeon. Tapi Taecyeon berhasil menghindar dan mendaratkan pukulannya dengan lihai. Satu-persatu preman jatuh pingsan.

“Hye Soo-ah, gwaenchana?”, ucapku berlari ke arahnya.

Ia tidak berkata apa-apa dan langsung memelukku. Ia terisak. Aku membelai kepalanya lembut.

“Sudah, jangan nangis.”, ucapku menenangkan.

Ia mengangguk dan aku membawanya pulang ke rumahnya.

“Hye Soo-ah! Besok aku ingin bertemu denganmu! Jangan menangis lagi.”, ucapku sambil melambaikan tangan.

Hye Soo mengangguk lalu masuk ke dalam rumahnya.

« Hye Soo POV »

Aku sangat senang hari ini. Taecyeon oppa melindungiku. Kurasa aku jatuh cinta padanya. Aku mengambil handphoneku.

To : Taecyeon Oppa
Subject : Gomawo

Oppa! Gomawo sudah menyelamatkanku. Aku sangat senang. Gomawo

From : Taecyeon Oppa
Subject : Re : Gomawo

Ne, cheonman. Jagalah dirimu baik-baik. Kau itu cantik, jadi banyak yang menggodamu 🙂 Besok kita bertemu di minimarket biasa ya. Jam 9 pagi. Annyeong

Aku tersipu-sipu membaca e-mail itu. Aku merasa ada hal baik yang akan terjadi besok.

« Author’s POV »

Hye Soo berlari terburu-buru keluar. Pagi itu, ia memakai blus putih dengan rok pink salem. Rambutnya diikat satu. Ia terlihat cantik sekali.

“Oppa! Sudah menunggu lama?”

“Ani, waaaa! Neomu yeppeo. Kajja!”

Mereka melesat pergi menuju sebuah game centre.

“Oppa, apakah ini yang ingin kau tunjukkan?”

“Ani.”, jawab Taecyeon singkat.

Ia menarik tangan Hye Soo menuju sebuah mesin pencapit boneka.

“Lihatlah Hye Soo, oppa akan menunjukkan kehebatan oppa.”

Taecyeon mencoba dan terus mencoba. Sementara Hye Soo menontonnya sambil tertawa. Akhirnya, Ia mendapat sebuah boneka panda lengkap dengan topi berbentuk kodok.

“Nah! Akhirnya! Untukmu.”, ucap Taecyeon sambil menyerahkan boneka itu pada Hye Soo.

“Jinjja? Gomawo oppa.”, ucap Hye Soo sambil tersenyum.

Jantung pemuda itu berdesir melihat senyuman Hye Soo. Ia makin yakin dengan keputusannya.

“Nah, ayo kita pergi!”

Taecyeon lagi-lagi menarik tangan Hye Soo dan membawanya ke tepi pantai yang agak jauh dari game centre tadi.

“Hye Soo-ah. Kau tahu? Kau terlihat sangat cantik.”

Hye Soo tersipu malu.

“Ani. Oppa lah yang terlihat keren.”

Tiba-tiba, Taecyeon mendekatkan wajahnya pada wajah Hye Soo. Secara otomatis, Hye Soo menutup matanya. Taecyeon mengecup pipi Hye Soo sekilas.

“Kekekeke. Apa yang kau pikirkan Hye Soo-ah?”

“Yaaaaa! Kau jahat oppa!”, teriak Hye Soo sambil memukul-mukul Taecyeon.

Taecyeon menahan tangan Hye Soo dan menatapnya serius.

“Hye Soo, would you be my girlfriend?”

Hye Soo mematung, memandang Taecyeon dengan pandangan terkejut.

“Ne, aku mau.”, jawab Hye Soo malu-malu.

Taecyeon langsung memeluuk Hye Soo dengan perasaan yang tidak dapat dilukiskan. Hye Soo balas memeluknya dengan sangat senang.

By : Lee

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s