SHINee’s Member Profile + Facts [Jonghyun]

Nama Panggung : Jonghyun

Nama Asli : Kim Jonghyun

DOB : 8 April 1990

Gol. Darah : AB

Posisi : Vokalis utama

Asal : Seoul

Keluarga : Orangtua, kakak perempuan (Kim Song Dam)

Hobi : Nonton film, menyanyi, menulis lirik lagu

Sekolah : Seoul Music Institute (lulus tahun 2009)

Jonghyun adalah vokalis utama SHINee. Dia punya nama panggilan “Bling, Bling Jonghyun” yang artinya “bersinar”, sama seperti arti nama “SHINee”. Jonghyun selalu memakai nama ini setiap memperkenalkan diri. Jonghyun punya suara fantastis dan warna yang berbeda dari penyanyi-penyanyi pria Korea lainnya. Dia juga adalah anggota SHINee tertua di SHINee setelah Onew. Kadang, Jonghyun bisa berpenampilan sangat cool, tapi tak jarang juga ia akan terlihat sangat emosional dan malu-malu. Kepribadian yang berubah-ubah ini memang ciri orang-orang bergolongan darah AB. Dan, seperti orang berdarah AB lainnya, Jonghyun dikenal punya sifat bersahabat dan suka berbuat sesukanya.

Bakat besar Jonghyun ditemukan saat ia mengikuti audisi SM Academy pada 2005. Dengan suara powerfull-nya mudah saja buat Jonghyun untuk lolos dalam audisi ini. Kelebihan Jonghyun dibanding penyanyi lainnya adalah suaranya yang khas dan berbeda dari kebanyakan penyanyi pria Korea. Suara serak dan bertenaga Jonghyun-lah yang menjadi salah satu ciri khas SHINee. Sambil menutup mata saja, kita bisa mengenali suara Jonghyun saat menyanyi. Hebatnya lagi, personel SHINee yang hobi membuat lirik lagu ini bisa bernyanyi sampai nada empat oktaf, mengalahkan penyanyi solo IU yang hanya tiga oktaf saja. Bayangkan, kita masih bisa mendengar suara Jonghyun, walaupun mikrofonnya dijauhkan sampai 30 cm. Bisa dibilang, sebelum bergabung dengan SHINee, ia sudah melakukan debut lebih dulu. Waktu statusnya masih trainee, Jonghyun pernah berduet dengan penyanyi solo SM Entertainment asal Cina, Zhang Li Yin, di lagu “Wrongly Given Love”. Pengakuan terhadap suara Jonghyun yang luar biasa juga terlihat saat ia bergabung dalam sebuah project group para vokalis utama SM Entertainment, bernama SM The Ballad. Dalam project group ini, Jonghyun bersama lead vocalist lainnya, seperti Kyuhyun dari Super Junior, Jay dari Trax, dan Choi Jino mampu membentuk harmoni lagu yang sangat indah.

Selain menyanyi, Jonghyun juga berbakat memainkan beberapa alat musik. Ia bisa bermain gitar, bass, dan piano. Dalam interview di salah satu majalah, Jonghyun berkata kalau ia ingin diberi keajaiban dengan mampu memainkan segala jenis alat musik. Kalau kemampuannya menciptakan lagu, sih, sudah nggak diragukan lagi. Hebatnya, lagu ciptaannya, “Juliette”, langsung menyabet posisi nomor satu saat pertama kali rilis di program musik. Nggak berhenti di situ, di album kedua SHINee, Jonghyun kembali menunjukkan bakatnya mengarang lagu. Kali ini, di album Lucifer, Jonghyun menuliskan lirik lagu berjudul “Obsession” dan “Up and Down”.

Mengingat dia adalah “kakak tertua” kedua di SHINee, Jonghyun selalu bangun paling pagi, dan bersama anggota SHINee lainnya, Key, ia akan membuat suasana pagi SHINee jadi meriah. Nggak heran kalau anggota SHINee yang lain menyebutnya si mood booster alias orang yang mampu membuat mood di sekitarnya jadi lebih baik. Berbeda dengan Onew yang punya sifat dasar pendiam, Jonghyun sangat suka berbicara dan selalu mengoceh, makanya dia bisa dekat dengan semua anggota SHINee. Di asrama baru mereka, Jonghyun tidur sekamar dengan Minho. Pada sebuah acara fan party, Jonghyun blak-blakan mengaku kalau kamarnya bersama Minho adalah kamar yang paling berantakan. Ia juga nggak malu-malu mengakui kalau suka nggak pakai baju saat tidur.

Selain Minho, Jonghyun adalah anggota SHINee yang punya badan bagus. Bahkan sang leader, Onew, pernah mengatakan kalau Jonghyun-lah personel dengan bentuk badan bagus di SHINee. Jonghyun dan Onew termasuk anggota SHINee yang suka sekali memuji satu sama lain. Saat mengisi acara radio, Jonghyun pernah ditanya siapa anggota SHINee yang paling baik dan Jonghyun menjawab Onew. Sedangkan Onew menjawab Jonghyun adalah orang paling baik dan perhatian di SHINee. Masih menurut Onew, Jonghyun selalu memikirkan dan memerhatikan orang-orang di sekelilingnya secara diam-diam dan tidak suka langsung menunjukkannya. Sebagai leader, Onew banyak belajar dari Jonghyun tentang arti sebuah perhatian.

Jonghyun berasal dari keluarga berkecukupan. Ia adalah anak bungsu dari dua bersaudara. Jonghyun jarang atau sama sekali nggak pernah menyebut-nyebut soal ayahnya. Saat ditanya keluarga, ia hanya akan bercerita tentang ibu dan kakak perempuannya saja. Hal ini wajar karena ia sangat menyayangi kedua wanita ini. Rasa sayang Jonghyun kepada keduanyalah yang membuatnya sangat baik dan ramah kepada siapa pun, terlebih kepada kaum wanita. Jonghyun bertekad selalu melindungi dan menyayangi ibu dan kakaknya. Selain ibu dan kakak tercinta, sekarang Jonghyun punya satu lagi kesayangan, yaitu anak anjing peliharaannya, yang diberi nama Roo.

Jika ditanya, siapa personel SHINee yang punya waktu luang paling banyak? Jawabannya sudah pasti Jonghyun! Dibanding anggota SHINee lainnya, aktivitas Jonghyun di luar SHINee adalah yang paling sedikit. Ia hanya sesekali ikut tampil di acara-acara variety show. Alasan lainnya adalah cedera yang dideritanya pada tahun 2010. Saat pemulihan cedera, Jonghyun pulang ke rumahnya. Ketika salah satu anggota SHINee, Minho, menghubungi dan menanyakan kegiatannya, Jonghyun langsung bilang kalau ia sedang istirahat. Saking banyaknya waktu luang, Jonghyun bisa mengangkat telepon Minho itu dalam hitungan detik.

Setelah sembuh dari cederanya, Jonghyun mulai kembali aktif di aktivitas inividunya. Salah satunya, dengan ambil bagian dalam acara Immortal Song 2. Acara yang memang berhubungan dengan menyanyi bisa dibilang Jonghyun banget! Karena di sini, ia bisa menunjukkan kemampuan menyanyinya yang luar biasa. Pernah dalam suatu episode, ia berhasil mengalahkan sunbae-nya Yesung Super Junior, yang sudah lebih dulu dikenal memiliki suara luar biasa. Entah karena senang atau justru merasa “bersalah”-karena mengalahkan Yesung, Jonghyun sama sekali nggak bisa menahan tangisnya.

Credit : Hello SHINee unofficial book by : Shin

-Lee-

Advertisements

[About Korea] Hanok (한옥)


Hanok adalah sebutan untuk rumah tradisional Korea yang dipakai untuk membedakannya dengan rumah gaya Barat. Arsitektur Korea memperhitungkan lokasi rumah dari lingkungan sekelilingnya, khususnya mempertimbangkan keadaan geografi dan musim. Struktur interior juga dirancang berdasarkan lokasi rumah. Prinsip yang disebut Baesanimsu (hangul: 배산임수) secara harfiah mengatur rumah ideal untuk dibangun membelakangi gunung, dan sungai berada di depan rumah. Hanok dibangun menghadap ke timur atau selatan agar cukup mendapat sinar matahari.

Rumah tradisional Korea dibangun dari bahan-bahan alami seperti kayu, tanah, batu, jerami, genting, dan kertas. Tiang-tiang dan kerangka hanok dibuat dari kayu. Tembok pengisi kerangka rumah dibangun dari bata yang dibuat dari campuran tanah dan rumput. Kertas tradisional Korea (hanji) dipasang di rangka jendela, rangka pintu, dan pelapis dinding. Lantai dibuat dari tanah yang dikeraskan atau batu.

Pinggiran atap yang melengkung ke atas disebut cheoma. Panjang cheoma menentukan jumlah sinar matahari yang masuk ke dalam hanok. Berdasarkan perbedaan mencolok di bagian atap, secara garis besar hanok dibagi menjadi dua jenis: giwajip (rumah beratap genting) yang dihuni kalangan atas (yangban) dan chogajip (rumah beratap jerami) yang dihuni kalangan petani. Giwajip dibangun memakai genting (giwa) sehingga biaya pembangunan rumah menjadi mahal dan tidak terjangkau oleh rakyat biasa. Sebaliknya, rakyat biasa tinggal di rumah beratap jerami yang bahan-bahannya mudah didapat. Hanok beratap genting hingga kini masih digunakan sebagai tempat tinggal, sedangkan hanok beratap jerami sudah menjadi bangunan langka.

Bagian-bagian Bangunan

Hanok dilengkapi dengan ondol untuk menghangatkan lantai rumah selama musim dingin. Orang Korea duduk, makan, dan tidur di lantai yang terus menerus dihangatkan oleh ondol. Beranda lebar penghubung ruangan satu dengan ruangan lainnya disebut daecheong (대청). Daechong merupakan ruangan terbuka dengan lantai dari kayu yang dibangun untuk menjaga rumah tetap sejuk di musim panas. Bentuk hanok juga berbeda-beda menurut daerahnya di Korea. Di Korea bagian utara yang dingin, bangunan hanok disusun menyerupai persegi tertutup (atau aksara hangul: ㅁ) sebagai penahan angin untuk menjaga rumah tetap hangat. Di Korea bagian tengah, ruangan-ruangan disusun membentuk huruf L (atau aksara hangul: ㄱ). Di Korea bagian selatan, hanok dibangun memanjang menyerupai huruf I agar angin mudah keluar masuk.

Bangunan (ruangan) tempat tinggal pria dan wanita dipisahkan sesuai dengan pemikiran Konfusius. Hanok terdiri dari bangunan-bangunan (ruangan) yang disebut haengrangchae, sarangchae, anchae, dan sadang. Haengrangchae adalah bangunan untuk tempat tinggal pelayan, berada di dekat pintu masuk. Sarangchae adalah bangunan untuk pria atau kepala keluarga, termasuk untuk makan dan tidur, dan berada di bagian depan. Anchae adalah bangunan utama sekaligus ruang tidur untuk wanita berikut anak-anak kecil, dan terletak di bagian dalam yang jauh dari pintu masuk. Ruangan untuk altar leluhur disebut sadang. Halaman di tengah-tengah bangunan rumah disebut madang, dan bangunan gudang disebut gwangchae. Selain itu, hanok juga sering memiliki cerobong asap dan pintu gerbang (munganchae).

-Lee-

Ondol